Depok, 1 April 2026 — Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) telah menyelenggarakan kegiatan Halal Bi Halal 1447 Hijriah sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antar sivitas akademika setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri, pada hari Selasa (31/3). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Sidang Besar Gedung Pascasarjana Fakultas Farmasi UI dan dihadiri oleh dosen serta tenaga kependidikan di lingkungan FFUI.
Kegiatan Halal Bi Halal dimulai dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan oleh pembawa acara serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah. Acara kemudian diisi dengan sambutan pimpinan fakultas, tausiyah agama, sesi foto bersama, serta ramah tamah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Susunan kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai dengan agenda yang tercantum dalam undangan resmi kegiatan Halal Bi Halal FFUI.

Gambar 1. Sambutan oleh Prof. apt. Silvia Surini, M.Pharm.Sc., Ph.D. (Dekan FFUI)
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Prof. apt. Silvia Surini, M.Pharm.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bi Halal merupakan tradisi yang memiliki makna mendalam sebagai sarana mempererat hubungan kekeluargaan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan fakultas.
Beliau menegaskan bahwa momentum Idul Fitri hendaknya dimaknai sebagai kesempatan untuk memperbarui semangat kerja, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari sivitas akademika. Melalui kebersamaan dan saling memaafkan, diharapkan seluruh sivitas akademika dapat terus menjaga keharmonisan serta mendukung tercapainya visi dan misi Fakultas Farmasi Universitas Indonesia.
Kegiatan Halal Bi Halal juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Khaidir dengan tema “Makna Idul Fitri, Ibadah dan Budaya Masyarakat saat Hari Raya: Silaturahim, Saling Memaafkan, Berkumpul dan Bersantap Bersama.” Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa Idul Fitri merupakan momentum penting bagi umat Muslim untuk kembali kepada fitrah setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan.
Ustadz Abdullah Khaidir menyampaikan bahwa makna Hari Raya Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai hari kemenangan, tetapi juga sebagai hari raya di mana umat Muslim dapat kembali bersantap makanan setelah menahan diri selama sebulan berpuasa. Hal tersebut menimbulkan rasa kegembiraan dan sukacita sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, di mana pada akhirnya setiap bentuk ketaatan akan bermuara pada kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat.
Lebih lanjut, beliau juga menekankan bahwa budaya masyarakat saat Hari Raya, seperti silaturahim, saling memaafkan, berkumpul bersama keluarga, serta bersantap bersama, merupakan bagian dari nilai-nilai sosial dan spiritual yang memperkuat ukhuwah dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Tradisi tersebut tidak hanya menjadi simbol kebahagiaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarindividu serta menumbuhkan rasa empati, persaudaraan, dan kepedulian sosial.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, peserta juga mendapatkan sesi sosialisasi mengenai program Tabungan Emas yang disampaikan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI). Dalam kesempatan tersebut, BSI memperkenalkan manfaat menabung emas sebagai salah satu alternatif investasi yang aman dan sesuai dengan prinsip syariah. Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari dukungan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai sponsor kegiatan Halal Bi Halal Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, yang turut berkontribusi dalam menyukseskan terselenggaranya acara.

Gambar 2. Suasana kebersamaan antara sivitas akademika dan purnabakti FFUI.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama dan ramah tamah, yang menjadi simbol kebersatuan dan kekeluargaan di lingkungan Fakultas Farmasi UI. Melalui kegiatan Halal Bi Halal ini, diharapkan hubungan antar sivitas akademika semakin harmonis serta tercipta lingkungan kerja yang kondusif, produktif, dan penuh semangat kolaborasi dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.