
Gambar 1. 2 Mahasiswa Asing FFUI dari Pakistan bersama Wakil Dekan II FFUI (Mewakili Dekan).
Depok, 22 Juli 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) kembali menorehkan capaian membanggakan melalui kelulusan dua mahasiswa internasional asal Pakistan, Syeda Ifra Khudeja dan Humaira Issa, yang resmi menyelesaikan studi Program Magister Ilmu Kefarmasian dan mengikuti The 2026 Degree Awarding Ceremony Universitas Indonesia pada 21 Juli 2026 di Makara Art Center, Kampus Universitas Indonesia, Depok. Kelulusan keduanya menjadi wujud keberhasilan FFUI dalam menghadirkan lingkungan akademik yang unggul, inklusif, dan berdaya saing global.
Selama menempuh pendidikan di Fakultas Farmasi UI, Syeda Ifra Khudeja dan Humaira Issa merupakan penerima beasiswa UI GREAT (UI Global Research and Academic Excellence Talent). Program beasiswa ini merupakan salah satu skema internasional Universitas Indonesia yang ditujukan bagi mahasiswa asing berprestasi untuk menempuh pendidikan di UI melalui dukungan pembiayaan studi sekaligus kesempatan mengikuti kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan kompetensi di lingkungan Universitas Indonesia. Program UI GREAT juga menjadi bagian dari upaya UI dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi dan membangun jejaring akademik global.
Syeda Ifra Khudeja berhasil menyelesaikan Program Studi Magister Ilmu Kefarmasian Jalur Riset dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 di bawah bimbingan Prof. Dr. apt. Berna Elya, M.Si. Selama menjalani studi, Syeda menunjukkan dedikasi tinggi dalam penelitian hingga berhasil menerbitkan artikel ilmiah pada Tropical Journal of Natural Product Research edisi Januari 2026 yang terindeks Scopus Q3. Pembimbingnya juga memberikan apresiasi atas semangat dan ketekunannya dalam melaksanakan penelitian di laboratorium.
Sementara itu, Humaira Issa berhasil menyelesaikan Program Studi Magister Ilmu Kefarmasian di bawah bimbingan apt. Nadia Farhanah Syafhan, M.Si., Ph.D.. Selama masa studinya, Humaira aktif mengikuti berbagai kegiatan ilmiah dan pengembangan kompetensi, berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan FFUI, serta berhasil menyusun dua manuskrip ilmiah yang saat ini berada pada proses publikasi di jurnal nasional dan internasional.
Selain berprestasi di bidang akademik, kedua mahasiswa juga memperoleh pengalaman pembelajaran yang komprehensif melalui program internship yang menjadi bagian dari proses pendidikan di Fakultas Farmasi UI. Program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk memperdalam kompetensi sesuai bidang keilmuan yang mereka tekuni melalui pengalaman langsung bersama dosen, peneliti, maupun praktisi.
Bagi Syeda Ifra Khudeja, pengalaman yang paling berkesan adalah mengikuti internship di bidang penelitian, yang memberinya kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam berbagai aktivitas riset di laboratorium. Menurutnya, pengalaman tersebut memperluas wawasan mengenai metodologi penelitian, analisis data, hingga proses penyusunan publikasi ilmiah.
“Salah satu pengalaman paling berharga selama belajar di Fakultas Farmasi UI adalah mengikuti program internship penelitian. Saya belajar bagaimana merancang penelitian, melakukan eksperimen secara sistematis, menganalisis data, hingga memahami proses penyusunan publikasi ilmiah. Bimbingan dari para dosen dan peneliti di FFUI memberikan saya banyak pengalaman berharga yang akan menjadi bekal penting untuk perjalanan karier saya sebagai peneliti di masa depan,” ujar Syeda.
Sementara itu, Humaira Issa menilai internship Farmasi Klinik di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) menjadi pengalaman yang paling membekas selama menjalani studi di FFUI. Melalui program tersebut, ia memperoleh pengalaman langsung dalam pelayanan kefarmasian klinik serta bekerja bersama tenaga kesehatan dalam mendukung terapi pasien.
“Program internship Farmasi Klinik di Rumah Sakit Universitas Indonesia memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya berkesempatan memahami praktik pelayanan kefarmasian secara langsung, berinteraksi dengan pasien, serta bekerja bersama tim kesehatan dalam mendukung terapi pasien. Pengalaman ini memperluas wawasan saya mengenai peran apoteker klinis dan semakin memotivasi saya untuk terus mengembangkan kompetensi profesional di bidang farmasi klinik,” ungkap Humaira.

Gambar 2. Momen foto bersama Rektor, Wakil Rektor, Para Dekan/Direktur, dan para wisudawan terbaik dari 14 Fakultas.
FFUI terus mendukung pengembangan talenta internasional melalui pendidikan berbasis riset, kolaborasi global, dan pengalaman pembelajaran yang aplikatif. Melalui berbagai program akademik dan profesional, FFUI terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan farmasi yang mampu mencetak lulusan berdaya saing internasional sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan ilmu kefarmasian di tingkat global.