Skip to main content

Fakultas Farmasi

Coaching Clinic 2026: FFUI Perkuat Kapasitas Sivitas Akademika dalam Penulisan Ilmiah

Gambar 1. Foto bersama pembicara dan seluruh peserta Coaching Clinic 2026, luring maupun daring.

Depok, 26 Agustus 2026 — Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) menyelenggarakan Coaching Clinic on Scientific Writing 2026 sebagai bagian dari rangkaian 8th International Conference on Advance Pharmacy and Pharmaceutical Sciences (ICAPPS) 2026. Kegiatan ini diselenggarakan secara mandiri oleh FFUI pada Rabu (26/8) untuk memperkuat kemampuan sivitas akademika dalam mengembangkan hasil penelitian menjadi karya ilmiah yang berkualitas dan siap dipublikasikan.

Gambar 2. Dr. apt. Santi Purna Sari, M.Si. (Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan FFUI).

Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan FFUI, Dr. apt. Santi Purna Sari, M.Si., turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Dr. Santi menyampaikan pentingnya penguatan kapasitas sivitas akademika dalam penulisan ilmiah sebagai bagian dari upaya mendorong hasil penelitian agar dapat dikomunikasikan dan memberikan kontribusi yang lebih luas.

“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi sivitas akademika untuk memperkuat kemampuan dalam menulis dan mengomunikasikan hasil penelitian. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat membantu menghasilkan karya ilmiah yang semakin berkualitas dan mendukung peningkatan publikasi Fakultas Farmasi Universitas Indonesia.”

Coaching Clinic 2026 menghadirkan dua topik utama, yaitu “From Research to Publication: Writing Original Research Articles for Reputable Journals” dan “Developing High-Quality Review Articles: Systematic Reviews and Meta-Analyses”.

Gambar 4. apt. Delly Ramadon, M.Farm., Ph.D. (Narasumber 1).

Sesi pertama menghadirkan apt. Delly Ramadon, M.Farm., Ph.D., dosen FFUI yang tercatat sebagai Top 2% Scientist Worldwide 2025 versi Stanford University. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan wawasan mengenai proses mengembangkan hasil penelitian menjadi artikel ilmiah untuk jurnal bereputasi, mulai dari penyusunan hingga strategi mengomunikasikan hasil penelitian secara efektif.

“Penelitian tidak berhenti ketika menghasilkan temuan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana mengomunikasikan temuan tersebut melalui tulisan ilmiah yang terstruktur, kuat secara akademik, dan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan.”

Gambar 5. apt. Hindun Wilda Risni, M.Farm. (Narasumber 2).

Sementara itu, apt. Hindun Wilda Risni, M.Farm., kandidat Ph.D. dari University College London (UCL) yang berpengalaman dalam penulisan artikel systematic review dan meta-analysis, membawakan materi mengenai pengembangan artikel tinjauan berkualitas. Peserta diperkenalkan pada berbagai aspek penting dalam menyusun systematic review dan meta-analysis agar menghasilkan karya yang kuat secara metodologis dan relevan untuk dipublikasikan.

“Systematic review dan meta-analysis membutuhkan proses yang sistematis dan ketelitian pada setiap tahapnya. Kualitas artikel sangat ditentukan oleh bagaimana pertanyaan penelitian dirumuskan, bukti dikumpulkan, dianalisis, dan kemudian disajikan secara transparan.”

Kegiatan diawali dengan sesi webinar yang berlangsung secara daring pada pukul 09.00–12.00 WIB dan terbuka untuk umum. Selanjutnya, sesi coaching clinic dilaksanakan secara luring mulai pukul 13.00 WIB di Artotel Senayan, Jakarta, khusus bagi sivitas akademika FFUI yang telah mengikuti sesi webinar.

Berbeda dari sesi webinar yang berfokus pada penyampaian materi, sesi coaching clinic memberikan ruang interaksi yang lebih intensif antara peserta dan pembicara. Peserta dapat mendiskusikan proses penulisan ilmiah serta memperoleh masukan yang lebih spesifik dalam mengembangkan karya ilmiah dan mempersiapkannya untuk publikasi.

Penyelenggaraan Coaching Clinic 2026 melengkapi rangkaian ICAPPS 2026 dengan pendekatan yang lebih praktis dalam pengembangan kapasitas akademik. Jika konferensi menjadi ruang untuk berbagi hasil dan perkembangan penelitian, coaching clinic memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperkuat kemampuan mengolah hasil penelitian menjadi karya ilmiah yang dapat dikomunikasikan melalui publikasi.

Melalui kegiatan ini, FFUI mempertemukan kepakaran di bidang penulisan ilmiah dengan kebutuhan sivitas akademika untuk menghasilkan publikasi yang berkualitas. Coaching Clinic 2026 menjadi ruang belajar untuk membawa proses penelitian lebih jauh, dari menghasilkan temuan, menyusunnya menjadi tulisan ilmiah, hingga mempersiapkannya untuk dipublikasikan pada jurnal bereputasi.

Scroll to Top