
Gambar. Delegasi BEM FFUI, Ayesha Ratu Faliza, Rameyza Alya Suriasumantri, dan Kiranadinda Sakinah.
Depok, 2 Agustus 2026 – Tiga mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FF UI) yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Farmasi UI (BEM FF UI) resmi bertolak menuju Bangkok, Thailand, untuk mengikuti 71st International Pharmaceutical Students’ Federation (IPSF) World Congress (WC) 2026 yang diselenggarakan pada 1–9 Agustus 2026 di Chulalongkorn University. Kegiatan internasional ini mengusung tema “Building a Connected Future: Celebrating Diversity and Fostering Initiatives for the Next Era of Pharmacy” dan menjadi ajang pertemuan terbesar mahasiswa farmasi dari berbagai negara.
Delegasi BEM FF UI yang mewakili Indonesia dalam kongres tersebut terdiri atas Ayesha Ratu Faliza, Rameyza Alya Suriasumantri, dan Kiranadinda Sakinah. Sebagai organisasi yang telah menjadi Member in Association (MiA) IPSF sejak tahun 2007, BEM FF UI secara konsisten berpartisipasi dalam berbagai agenda IPSF sebagai bentuk komitmen memperkuat jejaring internasional sekaligus meningkatkan kualitas mahasiswa farmasi Indonesia.
Selama World Congress berlangsung, para delegasi akan mengikuti berbagai agenda utama, mulai dari General Assembly, Symposium, Workshop, Professional Development Events, hingga kegiatan sosial dan budaya bersama mahasiswa farmasi dari seluruh dunia. Pada sesi General Assembly, delegasi akan berpartisipasi dalam persidangan organisasi internasional IPSF yang membahas laporan tahunan, arah kebijakan organisasi, serta pemilihan kepengurusan IPSF periode berikutnya. Forum ini juga menjadi kesempatan bagi BEM FF UI untuk memperkenalkan program kerja serta memperkuat kolaborasi dengan organisasi mahasiswa farmasi dari berbagai negara.
Selain menghadiri persidangan internasional, delegasi BEM FF UI juga membawa semangat kompetisi dengan mengikuti dua ajang bergengsi, yakni Patient Counselling Event (PCE) dan Compounding Event (CE). Kedua perlombaan tersebut merupakan bagian dari Professional Development Events yang dirancang untuk menguji kompetensi mahasiswa farmasi pada tingkat internasional.
Dalam Patient Counselling Event, peserta akan diuji kemampuannya dalam memberikan konsultasi kefarmasian kepada pasien melalui simulasi kasus klinis. Kompetisi ini menitikberatkan pada keterampilan komunikasi, analisis masalah terapi, serta kemampuan menyampaikan informasi obat secara efektif kepada pasien. Sementara itu, Compounding Event menguji keterampilan peserta dalam menganalisis resep dan meracik sediaan farmasi sesuai standar dalam waktu yang telah ditentukan. Kedua kompetisi tersebut menjadi wadah untuk menunjukkan kompetensi profesional mahasiswa farmasi di tingkat global.
Keikutsertaan dalam 71st IPSF World Congress diharapkan tidak hanya memperluas wawasan akademik dan profesional para delegasi, tetapi juga memperkuat jejaring internasional, memperkenalkan budaya Indonesia kepada komunitas mahasiswa farmasi dunia, serta semakin mengharumkan nama Fakultas Farmasi Universitas Indonesia di kancah internasional. Melalui partisipasi aktif dalam forum ilmiah maupun kompetisi, delegasi BEM FF UI diharapkan dapat membawa pulang pengalaman berharga yang nantinya dapat diimplementasikan untuk mendukung pengembangan organisasi mahasiswa dan kemajuan dunia kefarmasian di Indonesia.