
Gambar 1. Rafi Anugrah Firdausi, Mahasiswa FFUI, Ikuti Materials Science Pre-screening Internship 2026 di NAIST Jepang.
Depok, 2 Agustus 2026 – Mahasiswa Program Studi Sarjana Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) Angkatan 2022, Rafi Anugrah Firdausi, berhasil mengikuti Materials Science Pre-screening Internship 2026 yang diselenggarakan oleh Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang, pada 27 Juli–1 Agustus 2026. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat lingkungan riset, melakukan orientasi laboratorium, serta berdiskusi langsung dengan para peneliti dan calon pembimbing sebagai bagian dari persiapan melanjutkan studi di NAIST.

Gambar 2. Rafi bersama Prof. Shun Hirota, Head of Functional Supramolecular Chemistry Laboratory NAIST.
Selama mengikuti program, Rafi melakukan kunjungan ke dua laboratorium sesuai dengan pilihan yang diajukannya. Pada pilihan pertama, ia berkesempatan mengunjungi Functional Supramolecular Chemistry Laboratory yang dipimpin oleh Prof. Shun Hirota. Di laboratorium tersebut, Rafi memperoleh pemahaman mengenai berbagai proyek penelitian yang sedang berlangsung, termasuk pendekatan ilmiah yang digunakan dalam pengembangan material fungsional berbasis kimia supramolekul.
Selain itu, Rafi juga mengunjungi Nanomaterials and Polymer Chemistry Laboratory yang dipimpin oleh Prof. Hiroharu Ajiro sebagai pilihan kedua. Pada kesempatan tersebut, ia mengikuti wawancara secara langsung sekaligus berdiskusi dengan mahasiswa program magister dan doktor mengenai topik-topik penelitian yang sedang mereka kembangkan. Kegiatan ini memberikan gambaran nyata mengenai atmosfer akademik dan budaya riset di NAIST, sekaligus membuka peluang untuk membangun jejaring internasional.

Gambar 3. Rafi dalam masa internship di laboratorium.
Menurut Rafi, pengalaman mengikuti program ini memberikan perspektif baru mengenai keterkaitan antara bidang material science dan ilmu kefarmasian yang dipelajarinya di Fakultas Farmasi UI.
“Melalui program ini saya dapat mengenal lebih dekat berbagai riset yang sedang dikembangkan di Divisi Materials Science NAIST. Menariknya, saya menemukan bahwa beberapa topik penelitian memiliki keterkaitan dengan ilmu yang saya pelajari di Program Sarjana Farmasi UI. Hal tersebut membuka wawasan saya bahwa kolaborasi riset maupun peluang melanjutkan studi di NAIST merupakan sesuatu yang sangat mungkin untuk diwujudkan. Pengalaman ini juga memotivasi saya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik dan riset agar dapat berkontribusi di tingkat internasional,” ungkap Rafi.
Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Prof. apt. Silvia Surini, M.Pharm.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasinya atas semangat mahasiswa yang aktif mencari pengalaman akademik dan riset di luar negeri sebagai bekal pengembangan diri.
“Kami mengapresiasi semangat mahasiswa Fakultas Farmasi UI yang berani mengambil kesempatan untuk belajar dan mencari pengalaman di universitas-universitas terbaik di luar negeri. Pengalaman seperti ini tidak hanya memperluas wawasan akademik dan memperkaya pengalaman riset, tetapi juga membangun jejaring internasional yang sangat penting bagi pengembangan karier di masa depan. Kami berharap semakin banyak mahasiswa FFUI yang memanfaatkan berbagai program internasional untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membawa nama baik Fakultas Farmasi Universitas Indonesia di tingkat global,” ujar Prof. Silvia Surini.
Pengalaman Rafi di NAIST menjadi contoh bahwa perjalanan akademik tidak berhenti di ruang kuliah. Keberanian untuk mengeksplorasi kesempatan internasional, berdialog dengan peneliti dunia, dan mengenal ekosistem riset di universitas bereputasi merupakan bekal berharga dalam membentuk lulusan yang adaptif dan berdaya saing global. Fakultas Farmasi UI berharap semakin banyak mahasiswa mengikuti jejak tersebut dan memanfaatkan berbagai program internasional sebagai langkah awal membangun karier akademik maupun profesional di tingkat dunia.