
Gambar 1. Dekan FFUI beserta jajaran foto bersama dengan apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., alumni FFUI sekaligus Anggota DPD RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Provinsi Bengkulu.
Depok, 23 September 2026 – Hubungan antara perguruan tinggi dan alumni terus menjadi salah satu ruang untuk mengembangkan jejaring dan membuka peluang kolaborasi. Hal tersebut menjadi bagian dari pertemuan pimpinan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) dengan apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., alumni FFUI sekaligus Anggota DPD RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Provinsi Bengkulu, yang berlangsung di Kantor DPD RI, Jakarta Selatan, Selasa (22/9).
Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai kondisi dan arah pengembangan FFUI. Dalam kesempatan ini, FFUI menyampaikan gambaran umum mengenai potensi dan kebutuhan fakultas, mencakup pengembangan akademik, penelitian, fasilitas, serta peluang kerja sama dengan berbagai pihak eksternal.

Gambar 2. Diskusi antara FFUI dan Alumni terkait peluang kolaborasi strategis dalam pengembangan fasilitas, pendidikan, penelitian, dan kerja sama lainnya.
Salah satu pembahasan yang mengemuka adalah pengembangan jejaring dengan mitra strategis. FFUI membuka peluang untuk mendapatkan akses dan informasi mengenai pihak-pihak potensial yang dapat menjadi mitra dalam mendukung pengembangan fasilitas, pendidikan, penelitian, maupun bentuk kerja sama lainnya.
Sebagai alumni yang kini menjalankan peran di tingkat nasional, apt. Destita diharapkan dapat turut membuka jejaring dengan berbagai pihak yang berpotensi menjadi mitra FFUI. Jejaring tersebut selanjutnya dapat menjadi pintu masuk bagi penyampaian proposal dan penjajakan kerja sama sesuai dengan kebutuhan dan program pengembangan fakultas.
Selain membahas pengembangan fakultas, pertemuan juga membicarakan peluang keterlibatan apt. Destita sebagai narasumber dalam kegiatan yang mengangkat peran dan kontribusi farmasis di lingkungan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI). Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan perspektif mengenai profesi farmasis serta keterkaitannya dengan isu kebijakan dan pembangunan kesehatan.
Dalam struktur DPD RI periode 2024–2029, apt. Destita diketahui mendapat penugasan di Komite III DPD RI, yang antara lain membidangi isu kesehatan dan pendidikan, serta terlibat dalam Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) dan Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP).
Pertemuan ini menghasilkan beberapa rencana tindak lanjut, di antaranya FFUI akan menyiapkan dan menyampaikan proposal pengembangan yang dapat diteruskan kepada calon mitra potensial. Sementara itu, apt. Destita akan membantu memberikan akses atau jejaring kepada pihak-pihak yang berpotensi mendukung kebutuhan pengembangan fakultas. FFUI juga akan menindaklanjuti rencana kegiatan mengenai peran farmasis di DPD RI dan berkoordinasi dengan apt. Destita terkait kesediaan serta teknis pelaksanaannya.
Pertemuan antara FFUI dan apt. Destita menjadi bagian dari upaya memperluas hubungan dengan alumni sekaligus membuka ruang pertukaran gagasan dan kerja sama dengan pihak eksternal. Ke depan, jejaring tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan fakultas serta memperluas kontribusi FFUI dalam isu kefarmasian, kebijakan, dan pembangunan kesehatan.