Gambar 1. Peserta Rapat Koordinasi Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI)
Depok, 21 Februari 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan profesi apoteker di tingkat nasional melalui partisipasi aktif dalam rapat koordinasi Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) yang diselenggarakan pada 19–20 Februari 2026 di Jakarta. Kehadiran Dekan FFUI, Prof. apt. Silvia Surini, M.Pharm.Sc., Ph.D., dalam forum tersebut merupakan bentuk dukungan institusional terhadap penguatan tata kelola dan pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Apoteker (UKOMNAS PDPA).
Pada kesempatan yang sama, Ketua Program Studi Profesi Apoteker FFUI, Dr. apt. Catur Jarmika, M.Si., turut berperan sebagai narasumber dalam sesi paparan pelaksanaan UKPDPA. Keterlibatan ini menegaskan posisi strategis FFUI sebagai salah satu institusi pendidikan farmasi yang berkontribusi aktif dalam perumusan kebijakan dan implementasi sistem uji kompetensi apoteker di Indonesia.
Dalam forum tersebut, APTFI menegaskan komitmen dan dukungan aktif terhadap percepatan pelaksanaan UKOMNAS PDPA tahun 2026, termasuk kesiapan penyelenggaraan ujian Computer Based Test (CBT) pada 1 Maret 2026 dan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) pada 7–9 Maret 2026. APTFI juga menyampaikan harapan agar jadwal yang telah ditetapkan tidak mengalami penundaan kembali, mengingat mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker di berbagai perguruan tinggi telah memasuki semester ketiga sehingga membutuhkan kepastian proses akademik dan kelulusan.
Selain rapat koordinasi, dukungan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Panel Expert Review dan Pemilihan Soal CBT UKOMNAS PDPA pada 20–22 Februari 2026 di Jakarta. Kegiatan ini menjadi tahapan krusial untuk memastikan soal yang diujikan memiliki kualitas tinggi dan sesuai dengan standar kompetensi apoteker lulusan baru.
Melalui keterlibatan pimpinan fakultas dan program studi, FFUI terus berperan aktif dalam mendorong kolaborasi antarinstitusi pendidikan tinggi farmasi, kolegium, serta panitia nasional UKOMNAS. Sinergi ini diharapkan mampu menjamin terselenggaranya uji kompetensi yang berkualitas, tepat waktu, dan akuntabel demi menghasilkan apoteker yang kompeten dan siap berkontribusi bagi pelayanan kesehatan di Indonesia.
Keikutsertaan FFUI dalam forum nasional ini sekaligus menegaskan komitmen fakultas dalam menjaga standar mutu pendidikan profesi, memperkuat jejaring nasional, serta memastikan mahasiswa memperoleh kepastian proses kelulusan melalui pelaksanaan UKOMNAS yang optimal.