Fakultas Farmasi

UI dan USM Bahas Pengembangan Program Sarjana serta Joint/Double Degree

Depok, 18 Desember 2025 – Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) menggelar rapat pembahasan kerja sama akademik bersama Universiti Sains Malaysia (USM) pada 17 Desember 2025. Pertemuan ini membahas pengembangan Program Sarjana (Bachelor) serta Joint/Double Degree untuk jenjang Magister dan Doktor berbasis riset, mencakup struktur kurikulum, kalender akademik, hingga skema pembiayaan.

Pada pembahasan Program Sarjana, kedua institusi menyoroti perlunya evaluasi lanjutan terhadap struktur kurikulum dan biaya pendidikan. UI dan USM sepakat untuk melakukan curriculum mapping guna menyesuaikan mata kuliah yang dapat diambil mahasiswa di masing-masing institusi. Pengalaman UI sebelumnya menunjukkan bahwa mitra internasional umumnya menyediakan daftar mata kuliah yang kemudian dipetakan ke dalam kurikulum UI. Proses penyesuaian ini dinilai krusial mengingat USM saat ini tengah menjalani masa transisi kurikulum. Selain itu, dibahas pula fleksibilitas penawaran mata kuliah pilihan yang di UI umumnya diberikan pada tahun ketiga atau keempat masa studi.

Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum FFUI, apt. Nadia Farhanah Syafhan, menyampaikan bahwa pembahasan Program Sarjana double degree ini menjadi langkah strategis dalam penguatan tata kelola dan keberlanjutan program internasional. “Pengembangan Program Sarjana Double Degree tidak hanya memerlukan keselarasan akademik, tetapi juga kesiapan dari aspek sumber daya, pengelolaan administrasi, dan skema pembiayaan yang berkelanjutan. Diskusi bersama USM ini menjadi fondasi penting untuk memastikan program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat optimal bagi mahasiswa,” ujarnya.

Dari sisi kalender akademik, semester USM yang berlangsung dari akhir September atau awal Oktober hingga Maret perlu didiskusikan lebih lanjut karena berbeda dengan kalender akademik UI yang dimulai pada Februari. Mahasiswa program ini diwajibkan mengikuti pembelajaran luring di universitas mitra minimal satu mata kuliah dan satu semester. Program Sarjana ini ditargetkan mulai dibuka pada Agustus 2027, dengan mobilitas mahasiswa direncanakan pada Agustus 2029 untuk mahasiswa tahun ketiga atau Agustus 2030 untuk mahasiswa tahun keempat. Kapasitas mahasiswa yang direncanakan mengikuti program ke USM berkisar sekitar 15 mahasiswa per angkatan.

Selain Program Sarjana, rapat juga membahas Program Joint/Double Degree jenjang Magister dan Doktor berbasis riset. Untuk program magister klinik, komponen riset klinik akan disampaikan melalui skema perkuliahan. Intake awal diperkirakan melibatkan tiga hingga empat mahasiswa. Disepakati pula bahwa mahasiswa harus terdaftar di kedua universitas, memiliki pembimbing dari UI dan USM, serta mengikuti mekanisme monitoring dan evaluasi bersama. Tesis atau disertasi wajib ditulis dalam Bahasa Inggris dan diuji oleh tim penguji dari kedua institusi. Mahasiswa juga diwajibkan mengikuti mata kuliah Bahasa Melayu serta memenuhi persyaratan kemampuan Bahasa Inggris seperti IELTS atau TOEFL.

Terkait luaran publikasi, untuk jenjang Magister, UI tidak mewajibkan publikasi, sementara USM mensyaratkan satu publikasi (Q3 atau Q4). Pada jenjang Doktor, umumnya dibutuhkan dua publikasi Q3/Q4, dengan opsi satu publikasi Q1/Q2 sesuai ketentuan USM. Selain itu, mahasiswa Doktor diwajibkan mengikuti mata kuliah metodologi penelitian.

Pembahasan biaya pendidikan menjadi agenda penting lainnya. Struktur dan skema pembayaran biaya kuliah masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dan akan ditindaklanjuti oleh pihak USM melalui Dr. Goh.

Sebagai tindak lanjut, UI dan USM menyepakati sejumlah action items, antara lain penyediaan daftar mata kuliah bagi mahasiswa internasional, pelaksanaan curriculum mapping, peninjauan dan finalisasi mata kuliah yang memenuhi syarat, klarifikasi skema biaya pendidikan, serta penyusunan kerangka kerja program joint/double degree oleh komite kolaborasi. Rapat ini menegaskan komitmen UI dan USM dalam memperkuat kerja sama akademik internasional yang terencana, berkelanjutan, dan berkualitas.

Scroll to Top