
Gambar 1. Rapat Sosialisasi RKA 2027 yang dihadiri oleh Pimpinan dan Unit-Unit di FFUI.
Depok, 23 September 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) menggelar Rapat Sosialisasi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2027 pada Selasa, 22 September 2026. Kegiatan yang diikuti oleh unit-unit pemilik anggaran di lingkungan FFUI ini menjadi forum untuk menyamakan pemahaman mengenai kebijakan, prioritas, serta mekanisme penyusunan RKA 2027.

Gambar 2. Sambutan pembuka oleh Dekan FFUI, Prof. apt. Silvia Surini, M.Pharm.Sc., Ph.D.
Dekan FFUI, Prof. apt. Silvia Surini, M.Pharm.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyusunan anggaran perlu dilakukan secara terarah dengan mempertimbangkan prioritas fakultas dan kebutuhan pengembangan di setiap unit.
“Penyusunan RKA merupakan bagian penting dalam memastikan setiap program dapat berjalan secara terarah dan mendukung prioritas fakultas. Karena itu, saya berharap seluruh unit pemilik anggaran dapat menyusun rencana dengan cermat, berbasis kebutuhan, serta selaras dengan target dan arah pengembangan FFUI,” ujar Prof. Silvia.

Gambar 3. apt. Nadia Farhanah Syafhan, M.Si., Ph.D. dan Dr. apt. Heri Setiawan, M.Sc. memimpin Rapat Sosialisasi RKA.
Rapat dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum, apt. Nadia Farhanah Syafhan, M.Si., Ph.D. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan penjelasan mengenai kebijakan pendapatan dan skala prioritas anggaran 2027, prinsip pengendalian dan efisiensi anggaran, ketentuan realokasi, penggunaan dana Non-BP, serta alur penyusunan RKA.
Dr. Nadia menyampaikan bahwa proses penyusunan RKA perlu dilakukan dengan memperhatikan efisiensi sekaligus memastikan anggaran mendukung program-program prioritas fakultas.
“Kami ingin proses penyusunan RKA 2027 dapat dilakukan dengan lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing unit. Setiap rencana kegiatan perlu disusun dengan mempertimbangkan urgensi, prioritas, serta kontribusinya terhadap pencapaian target fakultas, sehingga anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal,” tutur apt. Nadia.
Selain itu, kegiatan juga membahas indikator kinerja utama (IKU) yang diturunkan dari bidang atau badan ke FFUI serta penjelasan mengenai kertas kerja RKA Tahun 2027. Peserta diberikan pemahaman mengenai tahapan penyusunan mulai dari pengisian Terms of Reference (TOR), kegiatan, hingga rencana belanja.
Manajer Sumber Daya dan Administrasi Umum, Dr. apt. Heri Setiawan, M.Sc., turut memberikan penjelasan terkait proses penyusunan RKA dan pengisian komponen anggaran. Ia menekankan pentingnya ketepatan dalam menyusun rencana kegiatan dan anggaran agar dapat mendukung pelaksanaan program secara efektif.
“Penyusunan RKA perlu dimulai dari perencanaan kegiatan yang jelas dan terukur. Melalui sosialisasi ini, kami berharap setiap unit memiliki pemahaman yang sama mengenai pengisian TOR, kegiatan, dan rencana belanja, sehingga proses penyusunan anggaran dapat berjalan lebih tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Dr. Heri.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai anggaran BP untuk Program Studi Reguler (PSR) dan Komite Etik. Alur penyusunan RKA 2027 diarahkan melalui tahapan penyusunan TOR berdasarkan tema, penetapan dan penginputan kegiatan serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) sesuai substansi TOR, hingga RAB yang telah disusun menjadi usulan RKA entitas anggaran.
Melalui kegiatan ini, FFUI mendorong seluruh unit pemilik anggaran untuk menyusun RKA 2027 secara terencana, efisien, dan selaras dengan prioritas fakultas. Penyusunan anggaran diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program sekaligus memperkuat pencapaian target kinerja FFUI pada tahun mendatang.